Minggu, 22 Mei 2011
DPR
Jumat, 29 April 2011
Mati membela harta termasuk Syahid
Sudah sangat lazim bagi umat Islam pad umumnya bahwa kalau seseorang mati karena membela agama atau mati dalam pertempuran melawan musuh Islam, maka itu termasuk mati syahid yang dijamin surga. Namun ternyata yang dikatakan mati syahid tidak hanya itu saja tetapi termasuk orang yang mati karena mempertahankan hartanya dari tangan perampok juga termasuk orang yang mati syahid. Hal itu telah dikatakan oleh Rasulullah sebagaimana hadits berikut, Dari ‘Abdullah bin ‘Amr RA, ia berkata : Saya mendengar Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang terbunuh karena membela hartanya, maka dia mati syahid”. [HR. Bukhari juz 3, hal. 108]
Bagaimana kalau yang merampas harta kita itu jumlahnya banyak atau keroyokan lalu karena takut lebih baik diserahkan hartanya daripada mempertahankan..? Yang jelas berapaun orang yang akan merebut harta kita kalau kita pertahankan hingga mati, maka itu termasuk mati Syahid sebagaimana hadits tersebut. Tetapi kalau sebaliknya malah orang yang akan merebut harta kita yang mati karena terbunuh oleh kita yg berusaha mepertahankan harta kita ? Rasulullah bersabda, Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Adaseorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat engkau jika ada orang yang ingin merampas harta bendaku ?”. Beliau bersabda, “Jangan kamu berikan hartamu kepadanya !”. Orang tersebut bertanya lagi, “Bagaimana jika dia hendak membunuhku ?”. Beliau menjawab, “Lawanlah dia !” Orang tersebut bertanya lagi, “Bagaimana jika dia membunuhku ?”. Beliau menjawab, “Maka kamu mati syahid”. Dia bertanya lagi, “Bagaimana jika aku yang membunuhnya ?”. Beliau menjawab, “Dia masuk neraka”. [HR. Muslim juz 1, hal. 124]
sumber : mtafm.com
Cara Membuka Website/Situs Web Yang Diblokir
Kita kadang lagi asik2nya ngenet tiba2 ada link yang gag bisa dibuaka baik itu di blokir dari pemerintah kita maupun dibatasi oleh jasa internet tertentu. tentu membuat kita merasa tidak nyaman oleh hal tersebut..
Sebaiknya cara ini tidak digunakan untuk mengakses link situs-situs web yang dilarang oleh pemerintah atau pun dilarang oleh pihak lain yang berwenang seperti pengelola kampus, pengelola sekolah, pengelola warnet, pengelola hotspot, Dll
Macam / Jenis Situs Web Yang Sering Diblokir di antaranya adalah:
- Website Porno
- Situs jejaring sosial
- permainan game online / gamenet
- Chating di internet => DLL
Caranya untuk membuka akses blokir cukup mudah karena hanya menggunakan jasa website pihak ke tiga untuk membantu membukakan jalan kita dengan proxy. Buka situs-situs contoh di bawah ini dan masukkan link url situs web yang mau kita kunjungi namun tidak bisa.
- anonymouse.org
- proxybrowsing.com
- w3privacy.com
- ninjacloak.com
- the-cloak.com
- shadowsurf.com
- proxify.com dll
Coba anda klik situs ter sebut dan masukan link yang tidak bisa kita buka... Selamat mencoba
Senin, 28 Maret 2011
Gaya Kepemimpinan
a. Hasta Brata
Hasta Brata merupakan tuntunan laku pada seorang yang satria pinilih [pemimpin yang terpilih]. Hasta berarti delapan sedangkan Brata berarti laku, watak atau sifat utama yang diambil dari sifat alam. Dapat diartikan juga bahwa Hasta Brata adalah delapan laku, watak atau sifat utama yang harus dipegang teguh dan dilaksanakan oleh seorang pemimpin atau siapa saja yang terpilih menjadi pemimpin, seorang pemimpin utama. Berikut adalah kedelapan laku tersebut :
1. Matahari.
Pemimpin harus seperti matahari, terang benderangnya akan memancarkan sinar, memberi petunjuk, memberikan arah tanpa pernah berhenti, segalanya diterangi, diberi sinarnya tanpa pilih kasih. Pemimpin harus dapat memberikan pencerahan dan bertindak seperti jalannya matahari,yang tidak pernah tergesa-gesa, namun pasti dalam membagi sinarnya kepada setiap mahluk tanpa pandang bulu.
2. Bulan.
Bulan bersinar kala gelap ketika malam tiba. Bulan memberikan suasana tenteram dan teduh. Oleh karenanya pemimpin hendaknya rendah hati, berbudi luhur, serta dapat menebarkan suasana tenteram.
3. Bintang.
Letak bintang memang tinggi diangkasa pada malam hari, menjadi kiblat dan sumber ilmu Falak. Pemimpin harus dapat menjadi kiblat budaya dan tingkah laku. Mengapa seorang pemimpin harus mempunyai konsep berpikir yang jelas? Pemimpin harus bercita-cita tinggi untuk mencapai kemajuan, teguh dan tidak mudah terombang-ambing, serta bertanggung jawab, dan dapat dipercaya karena akan digunakan oleh para pengikutnya.
4. Awan.
Awan seakan menakutkan tetapi dengan cepat mampu berubah menjadi hujan yang memberi berkah dan sumber penghidupan bagi semua mahluk hidup. Nah, seorang pemimpin memang harus berwibawa, kadang-kadang juga boleh tampil disegani bagi siapa saja yang berbuat salah atau bahkan menakutkan bagi mereka yang melanggar peraturan. Namun harus selalu berusaha untuk memberikan dan meningkatkan kesejahteraan dari pengikut yang dipimpinnya.
5. Bumi
Bumi itu sentosa, suci, pemurah, dan memberikan segala kebutuhan yang diperlukan oleh setiap mahluk hidup. Bagaimana tidak? Bumi menjadi tumpuan dan tumbuhnya benih dari seluruh mahluk hidup. Sebagaimana bumi, pemimpin seharusnya bersifat pemurah, stabil, dapat diandalkan, dan selalu berusaha memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi mereka yang dipimpinnya.
6. Lautan.
Lautan yang luas yang tidak pernah menolak apapun yang datang memasukinya, menerima dan menjadi wadah apa saja. Sebagaimana lautan, pemimpin hendaknya mempunyai hati yang luas, penyabarm idak mudah tersinggung bila dikritik, tidak terlena oleh sanjungan dan mampu menampung segala bentuk aspirasi yang ada.
7. Api.
Api yang panas membara, mampu berkobar dan membakar apa saja tanpa pandang bulu, tetapi api juga dibutuhkan, diperlukan di dalam kehidupan. Seorang pemimpin juga harus pandai didalam mengobarkan semangat orang-orang yang dipimpinnya, harus pandai membakar keyakinan dan kemauan gerak para pengikutnya. Namun api ini juga harus selalu berpijak kepada kebenaran dan keadilan. Api ini juga akan membakar, menyingkirkan siapapun yang bersalah tanpa pilih kasih dan pandang bulu.
8. Angin.
Angin meski tidak tampak tetapi dapat dirasakan berhembus tanpa henti, merata keseluruh penjuru. Keberadaan pemimpin harus dapat dirasakan di hati yang dipimpinnya, dan selalu berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Berupaya mengamati sampai ke pelosok penjuru untuk mencari tahu segala hal yang terjadi berkaitan dengan tugas dan kewajibannya, sehingga dapat menentukan kebijakan tanpa keraguan. Pemimpin bagaikan angin harus dapat memberikan kesejukan, hembusan di hati yang dipimpinnya.
b. Pancasila
Kepemimpinan Pancasila berarti : Kepemimpinan yang membawa masyarakat dalam kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD’45.
• Keyakinan pemimpin pancasila :
Semangat Nasionalisme
Semangat Kekeluargaan
Semangat Gotong Royong
Pembangunan : Isi Kemerdekaan
Pembangunan : Falsafah Negara Pancasila
Pembangunan : Amalan Pancasila
Pembangunan : Fungsi Manajemen
Pembangunan : Memadu Budaya Tradisi dan Modernisasi
Pembangunan : Berazas Persatuan, Kebersamaan, Kesatuan
• Konsep Kepemimpinan Pancasila
Landasan terangkum dalam 11 Azas :
1. Ing Ngarso Sing Tulodo
2. Ing Madya Mangun Karsa
3. Tut Wuri Habdayani
4. Iman dan Taqwa Kepada Tuhan YME
5. Waspada
6. Ambeg Parama Arta
7. Prasaja
8. Loyal (Satya)
9. Hemat dan Cermat (Gemi Ngastiti)
10. Jujur, Tanggung Jawab, Berani
11. Ikhlas (Lego Legowo)
c. Ki Hajar Dewantara
Konsep kepemimpinan yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara adalah konsep kepemimpinan yang berbeda dimensi, bukan atas bawah, tetapi depan belakang. Ki Hajar Dewantara adalah tokoh dan pelopor pendidikan di Indonesia, yang mendirikan Perguruan Taman Siswa di tahun 1922. Di dalam mengelola perguruan tersebut, Ki Hajar memiliki moto dalam bahasa jawa yang berbunyi: Ing ngarso sung tulodho, ing madaya mangun karsa, tut wuri handayani. Moto tersebut terjemahan langsungnya adalah “di depan memberikan teladan, di tengah menggerakkan, di belakang memberikan dorongan”. Moto tersebut pada mulanya ditujukan untuk menjadi pedoman untuk membangun kultur positif antara guru dan murid, namun dalam perkembangannya konsep tersebut digunakan menjadi konsep kepemimpinan, yang khas dan asli Indonesia.
Kepemimpinan model barat yang vertikal horisontal, atas bawah dan samping mengandung makna disequality, ketidaksamaan, dan power yang tidak seimbang (asymetric power). Ada posisi diatas yang memerintah dan posisi di bawah yang diperintah. Ada yang more powerful dan ada yang less powerful. Sedangkan konsep kepemimpinan khas Indosesia ala Ki Hajar tidak membedakan orang dari tingkatannya, tetapi dari peranannya. Peran itupun tidak selalu sama, bisa peran saat di depan, peran pada saat di tengah, dan peran pada saat di belakang. Dengan kata lain, pada suatu saat seorang pemimpin harus berperan di depan, pada saat lain di tengah, dan saat yang lain lagi bisa berperan di belakang. Apa maknanya? Mari kita ikuti pembahasan selanjutnya.
• Konsep Kearifan Pemimpin
Seorang pemimpin sejati memandang orang lain sebagai “manusia” yang harus dihargai karena sifat kemanusiaannya. Seorang pemimpin sejati “nguwongake”, memanusiakan manusia. Kaya-miskin, besar-kecil, tinggi-pendek, manajer-karyawan hanyalah variasi. Hakekatnya tetap manusia. Seorang pemimpin sejati menghormati orang yang ‘memimpin’ dan menghormati pula orang yang ‘dipimpin’. Memimpin-dipimpin adalah alami, bahkan tidak bisa dihindari. Sudah kodrat manusia untuk memimpin, dan kodrat pula untuk dipimpin. Untuk itulah dikotomi atasan-bawahan sebenarnya kurang tepat, karena yang sebenarnya ada hanyalah perbedaan peran. Dikotomi atasan bawahan menimbulkan efek berkuasa-tidak berkuasa, atau setidak-tidaknya mengutamakan tingkatan kekuasaan. Inilah yang kurang tepat.
Pendekatan yang lebih alami adalah menempatkan manusia pada perannya masing-masing, dimana semuanya sama pentingnya. Seorang pemimpinpun demikian, harus mampu berperan pada tempat dimana ia berada, pada saat di depan, di tengah, maupun di belakang.
• Saat Pemimpin di Depan
Seorang pemimpin adalah panutan. Sebagai panutan, orang lain yang ada disekitarnya akan manut (bahasa jawa, yang artinya mengikuti, meniru). Disini bisa dilhat betapa besarnya tanggungjawab moral seorang pemimpin, karena tindak-tanduknya, tingkah lakunya, cara berfikirnya, bahkan kebiasaannya akan cenderung diikuti orang lain. Untuk itulah maka saat berada di depan, pemimpin harus memberikan teladan, memberikan contoh. Ini disebutkan oleh Ki Hajar dengan terminologi “ing ngarso sung tulodho”, saat di depan seorang pemimpin harus memberi teladan.
Konsep ini sebenarnya tidak jauh dengan konsep “imam”, pemimpin sholat dalam agama Islam. Imam tidak selalu permanen. Seseorang bisa berdiri didepan sebagai imam, memimpin, dan diikuti oleh “makmum”, para peserta yang ada dibelakangnya. Namun dalam kesempatan lain bisa saja orang lain yang menjadi imam, dan orang yang semula imam kemudian dalam kesempatan itu menjadi makmum atau peserta. Disini tidak tercermin adanya atasan-bawahan, tetapi jelas menunjukkan siapa yang memimpin dan siapa yang dipimpin.
• Saat Pemimpin di Tengah
Seorang pemimpin yang berada di tengah-tengah orang-orang yang dipimpinnya, harus mampu menggerakkan, memotivasi, dan mengatur sumberdaya yang ada (empowering). Pada dasarnya setiap orang memiliki kemampuan untuk memotivasi diri sendiri (intrinsic motivation), sehingga ada ataupun tidak adanya stimuli tetap saja akan termotivasi. Hanya saja, kadar motivasi dari diri sendiri sering tidak stabil kehadirannya. Untuk itulah maka motivasi dari luar dirinya (extrinsic motivation) tetap sangat diperlukan. Disinilah seorang pemimpin dapat mengambil peran. Kehadirannya membuat orang tergerak untuk bertindak. Itulah pemimpin sejati.
Seorang pemimpin sejati saat berada di barisan tengah tidak membebani pemimpin lain yang sedang berada di barisan depan maupun belakang. Untuk itulah maka peran oposisi menjadi tidak relevan disini. Dimanapun posisinya, dan apapun perannya akan tetap saling mendukung dan menopang. Saat di tengah, pemimpin sejati menggerakkan, mendorong yang di depan dan menarik yang di belakang. Inilah hakikat dari ing madya mangun karsa.
• Saat Pemimpin di Belakang
Pemimpin sejati diperlukan kehadirannya dibarisan belakang. Dari belakang seorang pemimpin dapat memberikan dorongan untuk terus maju. Pemimpin yang berada di barisan belakang harus pandai-pandai mengikuti barisan di depannya, agar konsisten gerakan dan arahnya , agar terjadi apa yang disebut goal cogruency, suatu keadaan di mana tujuan individu yang berada dalam suatu organisasi konsisten dengan tujuan organisasi. Tanpa goal congruency arah gerakan organisasi menjadi berat karena banyaknya arah yang tidak sama dan mungkin justru saling berlawanan.
Seorang pemimpin sejati harus bisa ngemong (bahasa jawa yang berarti melayani, mengasuh, take care of). Bagaimana seorang penggembala itik berjalan diposisi paling belakang setelah barisan itik-itik yang digembalanya sering digunakan sebagai ilustrasi untuk menggambarkan bagaimana seorang pemimpin dapat mengarahkan orang dari belakang. Setiap orang memiliki bakat sendiri-sendiri. Setiap orang juga memiliki kemampuan untuk bisa bergerak maju mendapatkan apa yang mereka mau, dan juga apa yang diinginkan oleh organisasi. Pemimpin sejati memberikan dorongan dari belakang, tetap mengarahkan agar sesuai tujuan, dan mampu memastikan bahwa orang-orang di dalam organisasi bekerja sesuai dengan arah dan strategi yang telah ditetapkan. Jadi, seorang pemimpin sejati akan tut wuri handayani.
Minggu, 16 Januari 2011
penipuan gaya baru di internet
Penipuan di Internet sekarang merajalela, jika Anda tidak mengetahuinya, kemungkian Anda akan menjadi korban. Para penipu ini bisa mengambil uang kita dengan berbagai cara atau memfitnah kita. Yang jelas sangat merugikan kita. Penipu biasanya memanfaatkan goncangan psikologis dan membuat orang mengabaikan akal sehat.
- Undian Berhadiah
- Sering sekali ada orang yang menerima email berisi Anda memenangkan undian berhadiah. Bisa dari Yahoo, Microsoft, atau yang lain. Jangan mempercayai email ini. Jika Anda penasaran sekali, kontak langsung Yahoo atau Microsoft atau siapapun yang dikabarkan dalam email tersebut akan memberi hadiah.
- Pencegahan: Jangan percaya apalagi transfer uang terlebih dahulu sebelum Anda memastikan kebenaran undian berhadiah.
- Bisnis Palsu
- Bisnis ini biasanya MLM (Anda harus merekrut member). Termasuk di dalam kategori ini adalah HYIP (High Yield Investment Program). HYIP bukan bisnis investasi tetapi permainan uang.
- Pencegahan: Mendapatkan uang dengan mudah itu tidak ada. Selidiki siapa yang menyelenggrakan bisnis tersebut (alamat, badan hukum) jika akan bergabung dengan suatu bisnis..
- Phising
- Phising adalah teknik penipuan untuk mencuri password Anda atau informasi pribadi Anda. Pelaku phising sering membuat website palsu yang mirip dengan aslinya, sehingga korban memasukkan nomor rekening dan password di website penipu.
- Pencegahan: jangan mengklik link di email, selalu periksa URL sebelum login. Misalnya jika mau login ke yahoo mail, pastikan URL-nya mail.yahoo.com.
- Program Pay To
- Anda mendapat tawaran untuk mengikuti program yang akan membayar Anda jika Anda mengklik email atau banner. Diantaranya memang mereka membayar Anda, namun sebagian besar mereka tidak membayar Anda. Ciri-ciri penyelenggara bisnis ini yang menipu adalah jika mereka menyaratkan Anda harus memperoleh poin sejumlah tertentu (misalnya 100 USD) sebelum mereka membayar Anda. Kenyataannya, poin Anda tidak pernah mencapai jumlah ini.
- Pencegahan: Tidak mengikuti program ini, kalau Anda tertarik mengikuti, selalu memeriksa forum yang membahas program tersebut dan mencari tahu apakah membernya dibayar.
- Piramida Uang
- Mirip MLM tapi tanpa produk. Anda diminta untuk mentransfer uang ke nama nomer pertama, Anda masuk ke nomor terakhir. Anda diminta menyebarkan email tersebut ke banyak orang. Bisnis seperti ini tidak berjalan dan hanya membuang waktu Anda.
- Pencegahan: Tidak mengikuti bisnis piramida uang.
- Pencucian Uang
- Anda mendapat email bahwa ada harta warisan yang perlu dicairkan. Anda diminta membantu dengan menyediakan rekening bank untuk ditransfer. Uangnya sebenarnya tidak ada, kalaupun ada dan ditransfer ke rekening Anda, uang itu adalah hasil curian dan Anda akan berurusan dengan hukum.
- Pencegahan: Jangan pernah tergiur dengan penawaran ini.
- Hacking & Cracking
- Anda tiba-tiba tidak bisa login di email, password salah terus! Padahal Anda merasa tidak pernah mengganti password. Atau E-gold atau paypal Anda tiba-tiba habis ada yang menguras. Pelakunya adalah hacker atau cracker yang mencuri password Anda dan mentransfer ke rekening mereka.
- Pencegahan: Selalu memasang antivirus dan tidak mengakses rekening online di warnet, selalu gunakan komputer pribadi jika Anda harus mengakses rekening online.
- Software yang berisi virus / trojan
- Anda mendownload software dan merasa nyaman menggunakannya. Tiba-tiba rekening Anda ada yang membobol.
- Pencegahan: Selalu gunakan antivirus terbaru yang sudah diupdate ketika membuka Internet.
- Penyedia layanan email palsu
- Anda mendapat email yang berisi iklan bahwa ada sebuah layanan email yang sangat fantastis, misalnya tanpa batasan kapasitas, anonim, bahkan Anda akan mendapat dollar jika registrasi. Itu semua bohong. Jika Anda menggunakan email tersebut, maka data-data pribadi Anda akan dicuri oleh penyedia email palsu tersebut.
- Pencegahan: Jangan mendaftar email ke tempat yang tidak dapat dipercaya, gunakan yahoo atau gmail yang terpercaya.
- Email palsu (Fake Mail)
- Anda mendapat e-mail seolah-olah dari admin yahoo, admin e-gold atau paypal. Email ini menyatakan Anda harus login untuk verifikasi data. Anda sangat terkejut dan segera membuka link yang ada dalam pesan email tersebut. Anda diminta memasukkan password Anda. Jika ini terjadi berarti Anda telah tertipu, karena mengirimkan password ke hacker / cracker.
- Pencegahan: Jangan mengklik link dalam email, apalagi setelah Anda klik, Anda harus memasukkan password Anda. Ini halaman palsu.
- Email Berantai (Chain / Hoax Letter)
- Anda pasti sering mendapatkan email yang menganjurkan untuk meneruskan pesan (forward) tersebut ke orang lain. Mungkin ada ancaman atau Anda ingin membantu seseorang, atau dengan meneruskan email tersebut Anda akan mendapatkan hadiah. Hampir semua email berantai adalah bohong. Hanya membuang waktu Anda.
- Pencegahan: Jangan meneruskan email yang menyarankan Anda untuk meneruskan email kepada orang lain.
Berhati-hatilah! Ada dua pedoman penting:
- Berhati-hati dan tidak mudah percaya.
- Sesuatu yang terlalu bagus untuk ada, itu berarti tidak ada.
sumber : tutorialgratis.wordpress.com
Budaya Merayakan Tahun Baru, Milik Siapa?
Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini.
Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus. Nah sudah jelas dong, kalo ini laisa minal Islam ya khan?
Fenomena kontradiktif selalu saja membayangi kehidupan manusia. Begitu pula dalam memperingati datangnya Tahun Baru. Ada yang hura-hura ada yang sebaliknya yakni prihatin dengan kondisi bangsa. Entah sejak kapan, budaya negative dalam peringatan Tahun Baru benar-benar telah melupakan orang tentang kematian. Semua seolah disulap suka-cita, hanyut dalam perayaan-perayaan, begadang, bergaul bebas, keborosan alias meniru dan mengekor budaya kafir. Yah, salah satu kata kunci yang bermain adalah bisnis. Misi bisnis juga telah berdosa membuat manusia lupa dengan dibungkus perayaan, acara-acara maka digunakanlah ini untuk meraup untung sebanyak-banyaknya.
Islam itu artinya berserah diri atau tunduk patuh. Tentu saja berserah diri kepada Allah dan tunduk patuh atas segala kehendak-Nya. Allah menghendaki kita suka menafkahkan harta kita fi sabilillah, tetapi banyak orang Islam lebih suka menghamburkan harta dalam bentuk membakar kembang api dan petasan. Allah menghendaki kita banyak dzikrullah, tetapi menusia suka hura-hura dan foya-foya yang semuanya itu melalaikan kita dari Allah. Padahal instruksi dari Allah sangat jelas (QS 6: 162)
قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Orang yang hidupnya berorientasi ukhrawi akan berhati-hati dalam berfikir, bertutur-kata dan bertindak. Jangan sampai amalnya merugikan kehidupan akherat yang hendak dia jalani. Kalau Allah melarang manusia untuk menghambur-hamburkan harta dan mengingatkan manusia bahwa pemboros-pemboros itu teman syetan.
وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا (٢٦)إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. (QS 17: 26-27)
Maka secara pasti dia tidak akan membakar hartanya dalam bentuk kembang api, petasan, terompet dan acara hura-hura lainnya.
Kalaulah Allah mengingatkan orang beriman untuk tidak berbuat sia-sia (QS 23: 3)
وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
Maka tidak akan habiskan waktunya untuk muter-muter kota dan hura-hura. Dia akan lebih senang duduk di rumah atau tempat ibadah, mengajak keluarga dan mengerjakan hal-hal yang lebih bermanfaat.
Jauh berbeda dengan orang yang hidupnya berorientasi jangka pendek, orientasi duniawi. Apa yang dipikirkan, diucapkan dan dilakukannya adalah untuk kepentingan yang bersifat duniawi, yakni untuk memuaskan hawa nafsunya saja. Maka tidak heran kalau mereka di malam tahun baru meskipun diguyur hujanpun namun banyak sekali orang di Solo yang merayakannya dengan keluar rumah pria wanita campur baur menjadi satu dengan beraneka ragam terompet. Sedang yang di Jakarta di TMII ratusan ribu manusia berhura-hura dengan berbagai group band-nya. Sedang di Ancol ratusan ribu orang berpesta musik dan kembang api.
Perbedaan orientasi inilah yang menyebabkan manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda. Orang yang berorientasi ukhrawi akan memandang apa yang ada di dunia ini sebagai fitnah atau cobaan, maka mereka akan lebih berhati-hati dalam menghadapi cobaan. Semua amal yang dia lakukan akan dia lakukan dengan penuh perhitungan untung rugi bagi keselamatan akheratnya. Dia yakin betul bahwa di yaumul-hisab kelak semua amal akan diperhitungkan dan dipertanggung-jawabkan. Hidup di dunia ini cuma sekali, saatnya berprestasi untuk bekal kehidupan akherat. Sedang orang yang berorientasi duniawi dia akan memandang hidup itu hanya disini di dunia ini, maka sekarang inilah saatnya menikmati hidup. Maka orang seperti ini akan cenderung memandang hidup ini untuk bersenang-senang. Hidup di dunia ini cuma sekali mengapa harus menderita?
Dua orientasi hidup yang tidak mungkin bisa dipertemukan. Namun masih saja banyak orang Islam yang merasa mampu mempertemukan keduanya.
“Berharap sangat untuk mendapatkan sorga, tetapi hidupnya diwarnai dengan hura-hura, foya-foya dan menghabiskan hidupnya dengan banyak ketawa.”
Padahal Rasulullah saw sudah mengingatkan bahwa banyak tertawa itu mematikan hati. Hati kita menjadi tidak sensitif lagi dengan peringatan-peringatan Allah, tidak sensitif lagi dengan penderitaan orang-orang yang berada di sekitarnya.
Nun jauh di lain daerah, orang-orang sedang memikirkan nasib karena barusaja terkena bencana. Terkena musibah yang menghabiskan apa saja, rumah dan hasil bumi bahkan anggota keluarga. Wajiblah bagi kita memikirkannya, bukan malah melupakan atau berpura tidak peduli.
Maka sudah selayaknya umat Islam kembali hidup di alam nyata bukan di alam khayal dan segera sadar bahwa keselamatan kita di akherat nanti ditentukan oleh prestasi hidup kita di dunia ini. Jangan kita bingungkan diri kita sendiri dengan pertentangan yang berkepanjangan antara harapan dan kenyatan yang kita lakukan. Kalau kita tetap berada dalam keadaan demikian maka bukan tidak mungkin akan berbuah depresi yang berkepanjangan yang bisa membuahkan stress, gila, stroke bagi yang terkena tekanan darah tinggi dan gagal jantung bagi yang menderita lemah jantung.
Segera kita luruskan orientasi hidup kita ke arah akherat karena Allah menjanjikan bagi orang yang berorientasi ukhrawi dengan mendapatkan sorga dan bonusnya kesuksesan hidup di dunia. Sedang bagi mereka yang berorientasi duniawi maka mereka hanya akan mendapatkan sebagian kecil dari harta dan kesenangan dunia sedang mereka tidak akan mendapatkan bagian di akherat sama sekali (QS 42: 20).
مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ
Barang siapa yang menghendaki Keuntungan di akhirat akan Kami tambah Keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki Keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari Keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.
Padahal kalau kita faham dan tidak mudah lupa, hidup kita di dunia ini cuma sebentar sekali hanya sekitar 60-70 tahun segera akan mati itupun jika tidak meleset. Sedang kehidupan akherat itu kekal, tidak hanya jutaan tahun atau milayaran tahun tetapi kekal, abadi selama-lamanya.
Kalau sampai kita keliru dalam bersikap maka buahnya adalah penderitaan hidup yang kekal didalam kesusahan. Hanya mereka yang tepat dalam bersikap dalam arti benar-benar membangun ketuduk-patuhan kepada Allah dalam setiap aspek kehidupanlah yang akan sukses hidupnya dunia dan akherat. Merekalah yang akan memetik buah kehidupan dengan kebahagiaan yang kekal di akherat.
Written by : Muhammad Nasir (dengan berbagai penambahan)
sumber : www.mta-online.com